Doa Agar Orang Welas Asih Kepada Kita: Keutamaan, Dzikir, dan Doa

Doa Agar Orang Welas Asih Kepada Kita: Keutamaan, Dzikir, dan Doa

Doa Agar Orang Welas Asih Kepada Kita

Doa Agar Orang Welas Asih Kepada Kita: Keutamaan, Dzikir, dan Doa
Doa adalah salah satu bentuk ibadah yang penting dalam agama Islam. Dengan berdoa, kita berkomunikasi langsung dengan Allah SWT dan memohon segala kebaikan, termasuk agar orang lain memiliki welas asih atau kebaikan hati terhadap kita. Artikel ini akan membahas mengenai doa agar orang welas asih kepada kita, serta dzikir dan doa yang berkaitan dengan hal tersebut.

Keutamaan Welas Asih

Welas asih adalah sikap penuh kasih sayang, belas kasih, dan kebaikan hati terhadap sesama. Dalam Islam, memiliki orang yang welas asih kepada kita sangatlah penting. Rasulullah SAW bersabda, “Orang yang tidak ada welas asih dalam hatinya dan tidak mendapatkan welas asih dari orang lain, seperti orang yang tidak memiliki iman.” (HR. Abu Dawud)

Dzikir dan Doa untuk Menarik Welas Asih

Dzikir “Hasbunallah wa ni’mal wakil”

    • Arab:

الحسبن الله ونعم الوكيل

    • Transliterasi Latin:

“Hasbunallah wa ni’mal wakil”

    • Artinya:

“Allah-lah yang mencukupi bagi kami, dan Dia adalah sebaik-baik Pelindung.”

Dzikir ini berasal dari surat Al-‘Imran ayat 173. Dengan mengamalkan dzikir ini, kita meyakini bahwa Allah SWT-lah yang mencukupi segala kebutuhan kita dan menjaga serta melindungi kita. Kepercayaan ini akan menarik welas asih dari orang lain.

Doa Nabi Yunus AS

    • Arab:

لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

    • Transliterasi Latin:

“La ilaha illa anta, Subhanaka inni kuntu minaz-zalimin”

    • Artinya:

“Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau, Mahasuci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang dzalim.”

Doa ini diambil dari kisah Nabi Yunus AS saat dia berada dalam perut ikan paus. Ketika dia berdoa dengan doa ini, Allah SWT mengabulkan permohonannya dan menyelamatkannya. Doa ini juga dapat kita gunakan untuk memohon welas asih dari Allah dan orang lain.

Doa Rasulullah SAW

    • Arab:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ وَفُجَاءَةِ نِقْمَتِكَ وَجَمِيعِ سَخَطِكَ

    • Transliterasi Latin:

“Allahumma inni a’udzu bika min zawali ni’matika wa tahawwuli ‘afiatika wa fujaa’ati niqmatika wa jamii’i sakhatika”

    • Artinya:

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari hilangnya nikmat-Mu, berubahnya keadaan yang baik-Mu, mendadaknya kemurkaan-Mu, dan semua kemarahan-Mu.”

Rasulullah SAW mengajarkan doa ini sebagai perlindungan dari segala kemurkaan dan bencana yang bisa menghalangi orang-orang untuk memiliki welas asih terhadap kita.

Hadis Terkait Dzikir dan Doa Setelah Shalat Dhuha

Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang berdzikir kepada Allah setelah shalat Dhuha dan kemudian berdoa, maka Allah akan memenuhi hajatnya.” (HR. At-Tirmidzi)
Hadis ini menggarisbawahi pentingnya berdzikir dan berdoa setelah shalat Dhuha. Dengan melaksanakan dzikir dan doa setelah shalat Dhuha, kita dapat menarik welas asih dari Allah SWT dan orang lain.

Kesimpulan

Doa agar orang welas asih kepada kita adalah doa yang penting dalam agama Islam. Dengan mengamalkan dzikir seperti “Hasbunallah wa ni’mal wakil” dan berdoa dengan doa Nabi Yunus AS atau doa Rasulullah SAW, kita dapat memohon welas asih dari Allah dan orang lain. Penting juga untuk melaksanakan dzikir dan doa setelah shalat Dhuha, karena Allah SWT berjanji untuk memenuhi hajat kita. Semoga dengan mengamalkan dzikir dan doa tersebut, kita bisa mendapatkan welas asih dari Allah dan orang lain.

Bagikan

Sejarah Persaudaraan Setia Hati Terate

Sejarah Persaudaraan Setia Hati Terate

Sejarah Singkat Persaudaraan Setia Hati Terate Sejarah Persaudaraan Setia Terate, Berdirinya Organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate tidak dapat dipisahkan dari kisah pendirinya.
Arti Setia Hati Terate

Arti Setia Hati Terate

Arti Setia Hati Terate Dalam kodratnya, manusia memiliki kecenderungan dan keinginan untuk tumbuh dan berkembang menuju proses pembentukan jatidiri yang